Yusfa Hendri: Jadikan Pengaduan Masyarakat sebagai Sistem Peringatan Dini
- account_circle Suradi
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026

InspirasiToday – Inspektorat Daerah Kota Batam menegaskan bahwa pengaduan masyarakat menjadi bagian penting dari sistem peringatan dini (early warning system) dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Batam Yusfa Hendri saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pengaduan Masyarakat yang menghadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Gedung Inspektorat Batam, Batamcenter, Rabu (1/4/2026).
Menurut Yusfa, Inspektorat memiliki peran strategis sebagai quality assurance sekaligus early warning system dalam memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara profesional, objektif, dan tepat waktu.
“Pengaduan masyarakat bukan sekadar laporan, tetapi merupakan bentuk partisipasi publik yang sangat berharga dalam mendukung perbaikan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik,” ujarnya Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Batam ini.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas aparatur pengawas melalui kegiatan bimbingan teknis seperti ini menjadi sangat penting dan relevan.
Melalui kegiatan diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman terhadap mekanisme pengelolaan pengaduan masyarakat yang efektif dan terintegrasi, serta memperkuat sinergi antara perangkat daerah dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.
Selanjutnya, mengoptimalkan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam memastikan pengaduan masyarakat menjadi sarana perbaikan tata kelola pemerintahan; serta mendorong terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berintegritas di Kota Batam.
“Kami juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang responsif terhadap aspirasi masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah semakin meningkat,” ujar Yusfa.(*)
- Penulis: Suradi

