Dua Kasus Kematian WNA Singapura dalam Sepekan di Pollux Habibie Batam, Polisi Lakukan Penyelidikan
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 10 Jun 2026

InspirasiToday –– Penemuan jenazah seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura di Apartemen Pollux Habibie, Batam Center, Kota Batam, Senin malam (8/6/2026), sempat diwarnai ketegangan antara awak media dan petugas keamanan apartemen.
Jenazah perempuan berinisial L, kelahiran 1967, ditemukan di lantai 38 Tower 2 Bluhen. Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Ketegangan terjadi ketika sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan di lokasi berupaya memperoleh informasi terkait proses evakuasi. Namun, akses menuju area tertentu di dalam apartemen dibatasi oleh pihak pengelola dan petugas keamanan.
Situasi sempat memanas akibat perbedaan pandangan terkait akses peliputan. Adu argumen terjadi di area luar gedung sebelum akhirnya kondisi kembali kondusif.
Pihak keamanan apartemen menyatakan pembatasan dilakukan untuk menjaga keamanan dan privasi penghuni selama proses penanganan berlangsung.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena terjadi hanya beberapa hari setelah ditemukannya seorang warga negara Singapura lainnya yang meninggal dunia di kawasan apartemen yang sama.
Sebelumnya, pada Kamis (4/6/2026), seorang warga negara asing lanjut usia asal Singapura dilaporkan ditemukan meninggal dunia di salah satu unit apartemen Pollux Habibie.
Dengan adanya dua peristiwa kematian WNA Singapura dalam rentang waktu yang berdekatan, aparat kepolisian kini melakukan pendalaman terhadap masing-masing kasus guna memastikan fakta dan penyebab kejadian secara objektif.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang saat ini masih berlangsung.
Sementara itu, proses evakuasi jenazah pada Senin malam berjalan dengan pengamanan ketat sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Sejak beredarnya informasi penemuan mayat wanita berinisial L tersebut, para jurnalis dari berbagai media massa di Batam langsung berdatangan untuk mencari konfirmasi visual maupun data di lapangan.
Namun, sesampainya di area lobi dan akses menuju tower, petugas keamanan langsung memasang barikade ketat. Awak media dilarang keras mengambil gambar, saat jenazah dibawa keluar oleh petugas menuju mobil ambulance.
Hingga menjelang tengah malam, jasad wanita berinisial L akhirnya berhasil dievakuasi keluar melalui pintu darurat apartemen dan langsung dilarikan ke rumah sakit Bayangkara untuk keperluan autopsi.
Rentetan kematian beruntun para ekspatriat Singapura di apartemen mewah ini kini menyisakan teka-teki besar. Hingga berita diturunkan, tim awak masih berada di lokasi kejadian. (*)
- Penulis: admin

