Rabu, 10 Jun 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Disembunyikan dalam Dinding Truk Penyelundupan 337 iPhone Batam Digagalkan

Disembunyikan dalam Dinding Truk Penyelundupan 337 iPhone Batam Digagalkan

  • account_circle Suradi
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026

 

InspirasiToday — Petugas Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan handphone ilegal di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam. Sebanyak 337 unit ponsel tanpa dokumen kepabeanan ditemukan disembunyikan dalam kompartemen tersembunyi (false compartment) di sebuah truk pikap.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Agung Widodo, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut hendak menyeberang menggunakan KMP Lome dengan tujuan Pelabuhan Mengkapan, Tanjung Buton, Siak.

“Modus penyembunyian dengan kompartemen tersembunyi menunjukkan adanya upaya sistematis untuk menghindari pengawasan,” ujar Agung, Senin (13/4/2026).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan berbagai jenis ponsel, didominasi produk iPhone. Rinciannya meliputi:

167 unit iPhone 14 128GB
100 unit iPhone 15 128GB
20 unit iPhone 17 Pro Max 512GB
50 unit Samsung Galaxy A57 5G 256GB

Total nilai barang diperkirakan mencapai Rp3,76 miliar, dengan potensi kerugian negara sekitar Rp414 juta.

Kronologi Pengungkapan
Penindakan bermula dari kegiatan pengawasan rutin terhadap kendaraan dan penumpang di pelabuhan. Petugas mencurigai sebuah truk pikap yang tampak tidak membawa muatan.

Sekitar pukul 12.45 WIB, dilakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap kendaraan tersebut sebelum keberangkatan kapal pukul 14.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan dengan disaksikan oleh pengemudi.

Hasilnya, petugas menemukan kompartemen tersembunyi pada dinding bak kendaraan yang digunakan untuk menyimpan ratusan ponsel ilegal.

Atas temuan tersebut, petugas langsung melakukan penyegelan terhadap truk beserta muatannya dan membawa barang bukti ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam untuk proses lebih lanjut.

Pemeriksaan tambahan oleh Unit K-9 Bea Cukai Batam memastikan tidak ditemukan indikasi narkotika, psikotropika, maupun prekursor”(*)

  • Penulis: Suradi
expand_less