Ini Daftar 7 Tersangka Korupsi Proyek Dermaga Batuampar Batam
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 10 Des 2025

Sejumlah indikasi penyimpangan terungkap, dari pancang yang tidak tuntas, kontainer yang tidak tertata, hingga laporan pekerjaan yang tidak sesuai fakta. Proyek senilai Rp75 miliar itu sudah dibayarkan sekitar Rp63 miliar, meski hasil pekerjaan tidak selesai.
Proyek yang dibiayai BP Batam pada 2021–2023 tersebut diduga telah dimanipulasi sejak awal, termasuk laporan fiktif, mark-up volume pekerjaan, hingga pemberian fee yang tidak sah.
Kontrak berlangsung selama 390 hari sejak 11 Oktober 2021 hingga 14 November 2022, namun dihentikan pada 10 Mei 2023 meski dana sudah cair hingga termin kelima.
Daftar Lengkap 7 Tersangka
Penyidik menetapkan tujuh tersangka dengan peran berbeda, yakni:
- AM – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BP Batam
- IMA – Kuasa konsorsium penyedia
- IMS – Komisaris PT Indonesia Timur Raya
- ASA – Direktur Utama PT Marinda Utama Karya Subur
- AHA – Direktur Utama PT Duri Rejang Berseri
- IRS – Direktur PT Teralis Erojaya (konsultan perencana)
- NFU – Anggota tim pelaksana penyedia
Setiap tersangka memiliki peran masing-masing, mulai dari membuat laporan fiktif, menerima fee tanpa mengerjakan pekerjaan, hingga menyalahgunakan kewenangan selaku PPK.
Dalam penyidikan, terungkap pula bahwa konsultan memberikan data teknis kepada peserta lelang dengan imbalan Rp500 juta, sementara PPK diduga lalai melakukan pengawasan.
Barang Bukti dan Penangkapan
Sejumlah barang bukti turut disita, antara lain dokumen proyek, perangkat komputer, emas 68,89 gram, logam mulia 85 gram, uang tunai Rp212,7 juta, serta 1.350 dolar AS. Seluruh aset tersebut diduga terkait hasil korupsi.
- Penulis: admin

