Keabsahan Atlet Dipersoalkan, Cabor Tenis Meja Porprov Kepri Akhirnya Temui Titik Terang
- account_circle Nur
- calendar_month 11 jam yang lalu

InspirasiToday – Persoalan keabsahan dua atlet putra Kabupaten Bintan sempat mengancam keikutsertaan cabang olahraga Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026. Namun, polemik tersebut akhirnya menemui titik terang.
Kepastian itu diperoleh setelah Panitia Besar (PB) Porprov VI Kepri menggelar rapat bersama pihak-pihak terkait pada Senin (2/11/2026).
Dalam rapat tersebut, disepakati penyelesaian atas keberatan yang diajukan sejumlah kontingen terhadap keabsahan dua atlet putra Bintan. Hasilnya, kedua atlet tersebut dinyatakan tidak dapat mengikuti pertandingan.
Meski demikian, kontingen Bintan tetap diperbolehkan berpartisipasi dalam cabang olahraga tenis meja dengan mengganti kedua atlet yang dipermasalahkan menggunakan atlet lain dari daerah yang sama.
Sekretaris Umum PB Porprov VI Kepri 2026, Suyono, membenarkan keputusan tersebut. Ia mengatakan, keberatan terhadap dua atlet Bintan sebelumnya diajukan oleh kontingen Batam bersama lima kontingen lainnya.
“Hasil rapat, dua atlet Bintan dilarang bertanding dan harus diganti dengan atlet dari Bintan,” kata Suyono saat memberikan keterangan resmi kepada pers.
Menurut Suyono, keberatan terhadap keabsahan atlet harus disampaikan secara resmi melalui surat yang ditujukan kepada PB Porprov. Surat tersebut kemudian menjadi dasar bagi PB untuk mengambil keputusan terhadap persoalan yang muncul.
“Untuk masalah dua atlet putra PTMSI sudah selesai, dan mereka akan bertanding besok, Selasa 3 November 2026,” ujarnya.
Sementara itu, pertandingan tenis meja nomor putri dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/11/2026), sedangkan pertandingan nomor putra akan digelar pada Rabu (4/11/2026). Dengan keputusan tersebut, pelaksanaan pertandingan PTMSI dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Suyono menegaskan, Porprov bukan sekadar ajang perebutan prestasi antarkabupaten dan kota, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama baik Provinsi Kepri pada level nasional. “Porprov adalah ajang mencari bakat atlet untuk mengharumkan nama Kepri ke depannya, agar meraih prestasi di tingkat nasional,” ungkap Suyono. (*)
- Penulis: Nur

