Kepri Matangkan Persiapan Kemilau Nusantara dan Penyengat Heritage 2026
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 11 Jun 2026

InspirasiToday – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mematangkan persiapan pelaksanaan dua agenda pariwisata unggulan tahun 2026, yakni Kemilau Nusantara Kepri 2026 dan Penyengat Heritage 2026.
Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kalender Event Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat promosi destinasi wisata daerah.
Berbagai persiapan teknis maupun nonteknis telah dilakukan secara rinci guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kedua event tersebut.
“Seluruh pihak yang terlibat saya harapkan dapat menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi sehingga pelaksanaan kegiatan berlangsung sesuai harapan,” ujar Misni saat memimpin rapat finalisasi pelaksanaan Kemilau Nusantara Kepri 2026 dan Penyengat Heritage 2026 di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).
Event Kemilau Nusantara Kepri 2026 akan digelar pada 13–15 Juni 2026 di kawasan Laman Gurindam XII, tepatnya di depan Gedung LAM Kota Tanjungpinang. Sedangkan
Penyengat Heritage 2026 yang akan berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di halaman Balai Adat Pulau Penyengat.
Kemilau Nusantara Kepri 2026 merupakan agenda tahunan yang tahun sebelumnya sukses digelar di kawasan Jalan Merdeka, Tanjungpinang.
Pada tahun ini, kegiatan mengusung tema “Pulau Penyengat Jembatan Lintas Generasi”, yang selaras dengan latar belakang lokasi kegiatan yang menghadap langsung ke Pulau Penyengat.
Berbagai kegiatan akan memeriahkan Kemilau Nusantara Kepri 2026, di antaranya Parade Wisata Budaya Nusantara Kepri, Tari Kreasi Nusantara Kepri, Tari Kreasi Melayu Kepri, penampilan grup musik lokal, pertunjukan musik tradisional Melayu, seni pertunjukan budaya nusantara, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Penyengat Heritage 2026 mengusung tema “Regeneration Lifestyle Tourism” dan akan menghadirkan beragam kegiatan budaya, seni, lingkungan, serta ekonomi kreatif.
Kegiatan yang akan digelar antara lain Penyengat International Gasing Festival, Penyengat Tari Kreasi Festival, Penyengat Indra Sakti Jong Festival, Penyengat Malay Dance Performance, Kampoeng Permainan Tradisional Melayu, penanaman mangrove dan Gerakan Indonesia Asri Kepri, Penyengat Bazar Fair, serta nonton bareng Piala Dunia 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat.
Untuk kedua event ini, Sekdaprov Misni meminta segala aspek pendukung seperti perizinan lokasi, pengamanan, ketersediaan area parkir, hingga rekayasa lalu lintas harus dipersiapkan secara matang.
Ia juga meminta ketersediaan fasilitas umum dan layanan kesehatan di lokasi kegiatan dipastikan tersedia.
“Fasilitas pendukung harus tersedia dengan baik agar pengunjung merasa nyaman dan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Misni mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan kedua event ini agar mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Hasan, menjelaskan jika kedua event tersebut ditargetkan mampu menarik sekitar 3.000 kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara.
“Selain meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau, kedua event ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Kota Tanjungpinang sebagai tuan rumah penyelenggaraan,” tutup Hasan. (*)
- Penulis: admin

