Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Api, Kebakaran Lahan di Batam
- account_circle Suradi
- calendar_month Kam, 12 Feb 2026

InspirasiToday – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dan Provinsi Riau. Di Kota Batam, tim Manggala Agni turun langsung berjibaku memadamkan api yang meluas hingga kawasan hutan lindung.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan langkah pemadaman intensif guna mencegah penyebaran titik api yang muncul di beberapa daerah terdampak. Selain Batam, operasi pemadaman juga dilakukan di Daerah Operasi (Daops) Dumai, Siak, dan Rengat.
Kebakaran Lahan di Batam Meluas hingga Hutan Lindung
Di Kota Batam, kebakaran terjadi di wilayah Kelurahan Kibing, Batuaji, dan merambat hingga kawasan hutan lindung Tiban. Api menghanguskan sejumlah lahan kering akibat cuaca panas dan angin kencang yang mempercepat penyebaran.
Proses pemadaman dilakukan oleh Manggala Agni Daops VIII/Batam bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam serta kelompok tani setempat. Tim gabungan terus melakukan penyekatan dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
Ferdian Krisnanto dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatera menekankan pentingnya menjaga tren penurunan luas kebakaran serta mencegah potensi bencana asap.
“Selain pemadaman darurat, patroli rutin dan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, terutama di tengah cuaca kering dan angin kencang,” ujarnya.
Karhutla di Pelalawan Hanguskan Ratusan Hektare
Sementara itu, kebakaran hebat juga melanda Desa Teluk Beringin, Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan. Ratusan hektare lahan terbakar dan merusak kebun kelapa milik warga.
Pemadaman di lokasi ini melibatkan Manggala Agni Daops VII/Rengat, BPBD Pelalawan, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta tim pemadam kebakaran setempat. Kebakaran diduga dipicu aktivitas penyiapan lahan yang diperparah kondisi angin kencang.
Petugas menyebut Pulau Mendol sebagai wilayah strategis karena merupakan sentra produksi kelapa dan berada dekat dengan perbatasan negara tetangga, sehingga penanganan dilakukan secara prioritas.
Pada Minggu, 8 Februari 2026, tim Manggala Agni Daops VI/Siak bersama MPA berhasil memadamkan kebakaran seluas sekitar 10 hektare di Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis.
Di Desa Tanjung Leban, upaya pemadaman masih berlangsung oleh tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, Regu Pemadam Kebakaran PT BBHA, serta MPB.
Sementara itu, di Kelurahan Mempura, Kabupaten Siak, petugas terus melakukan pendinginan lahan terbakar guna mencegah kebakaran berulang.
Kondisi lebih menantang dihadapi tim Daops V/Dumai di Desa Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir. Karhutla terjadi di lahan gambut yang sulit dijangkau dan minim sumber air, sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama. Wilayah ini sebelumnya juga terdampak kebakaran besar pada 2025 yang menghanguskan ribuan hektare lahan.
Upaya Pencegahan dan Antisipasi Asap
Pemerintah bersama tim gabungan terus memperkuat patroli darat dan pengawasan titik rawan kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran serta mengantisipasi dampak kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah musim kering yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kepri dan Riau. (*)
- Penulis: Suradi

