Jumat, 3 Apr 2026
light_mode
Beranda » Batam » Warga Antre Isi BBM di SPBU Tanjungpiayu, Jaringan Pertalite Error

Warga Antre Isi BBM di SPBU Tanjungpiayu, Jaringan Pertalite Error

  • account_circle Suradi
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026

 

InspirasiToday– Sejumlah warga harus mengantre lama untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 14.295.737 Jalan S. Parman, Tanjungpiayu, Batam, Senin (30/3/2026) pagi.

Antrean terjadi akibat gangguan jaringan pada sistem digital scan QR yang digunakan dalam pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Padahal, SPBU di kawasan tersebut biasanya mulai melayani pengisian BBM sekitar pukul 06.00 WIB.

Namun akibat gangguan jaringan, layanan baru dapat berjalan sekitar pukul 06.20 WIB setelah sistem kembali normal.

Warga Antre Sejak Subuh
Salah seorang warga Tanjungpiayu, Sopyan, mengatakan dirinya sudah mengantre sejak pukul 05.45 WIB untuk mengisi BBM.

Namun ia harus menunggu lebih lama karena layanan SPBU belum dapat beroperasi akibat jaringan error.

“Biasanya jam 06.00 WIB sudah buka pelayanan SPBU, tapi kali ini molor sampai jam 06.20 WIB. Info dari petugas SPBU, jaringannya error,” ujar Sopyan.

Menurutnya, gangguan jaringan tersebut hanya terjadi pada nosel pengisian Pertalite, sementara pengisian BBM jenis Pertamax Ron 92 tetap berjalan normal.

“Heran juga ya, kok hanya di pengisian Pertalite yang error, BBM lain lancar,” katanya.

Sistem Scan QR Dinilai Memperlambat Layanan
SPBU di Batam saat ini menerapkan sistem digital dengan scan QR untuk pengisian BBM tertentu, terutama BBM bersubsidi.

Sistem tersebut bertujuan untuk memastikan distribusi BBM tepat sasaran.

Namun dalam praktiknya, sejumlah warga mengeluhkan sistem tersebut justru memperlambat proses pengisian BBM.

Menurut Sopyan, gangguan jaringan seperti ini bukan kali pertama terjadi di SPBU tersebut.

Beberapa waktu lalu, layanan pengisian BBM bahkan sempat terhenti selama beberapa jam akibat masalah serupa.

“Kenapa harus diadakan scan seperti itu? Dengan adanya scan tersebut, antrean makin lama dan makin panjang,” keluhnya.

SPBU di kawasan Tanjungpiayu diketahui menjadi satu-satunya SPBU yang melayani masyarakat di wilayah tersebut, sehingga gangguan layanan sering kali menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang. (*)

  • Penulis: Suradi
expand_less