Anggota DPRD Kepri Aman Perjuangkan SMKN di Bengkong, Bakal Terealisasi Tahun Ini
- account_circle Suradi
- calendar_month Sab, 17 Jan 2026

InspirasiToday – Penantian panjang masyarakat Kecamatan Bengkong untuk memiliki sekolah kejuruan negeri segera berakhir.
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Aman, S.Pd., MM, sukses mengawal aspirasi warga hingga Pemerintah Provinsi Kepri resmi mengalokasikan anggaran pembangunan SMK Negeri (SMKN) baru di Bengkong pada tahun anggaran 2026.
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri telah menyiapkan dana sebesar Rp10 miliar dari APBD 2026 untuk mendirikan dua unit sekolah baru, di mana salah satunya berlokasi di Bengkong.
Komitmen Aman dalam Memperjuangkan Pendidikan
Pembangunan sekolah ini merupakan buah dari konsistensi Aman dalam menyerap keluhan warga selama masa reses. Sekretaris DPW PKB Kepri ini menegaskan bahwa kehadiran SMK di Bengkong adalah kebutuhan mendesak.
“Keinginan warga Bengkong untuk memiliki SMKN adalah suara yang saya tangkap langsung selama reses setahun terakhir. Ini langkah strategis untuk mengatasi keterbatasan daya tampung dan mendekatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak kita,” ujar Aman.
Selama ini, banyak siswa asal Bengkong harus menempuh jarak jauh ke wilayah lain seperti Batuaji (SMKN 1) atau Batam Kota (SMKN 2 dan 7) hanya untuk mendapatkan pendidikan kejuruan negeri.
Detail Pembangunan SMKN Bengkong
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, mengonfirmasi bahwa pembangunan fisik akan dimulai tahun ini dengan target penyelesaian pada akhir 2026.
Alokasi anggarannya Rp5 miliar per sekolah. Fasilitas awal sekolah berupa 6 Ruang Kelas Baru (RKB), ruang kepala sekolah, dan ruang majelis guru. Lokasi pembangunannya di Bengkong dan Tanjung Uncang.
“Di Bengkong saat ini sudah ada SMAN 8, SMAN 25, dan SMAN 14, namun kapasitasnya tetap belum mencukupi. Kehadiran SMK baru ini diharapkan mampu memecah penumpukan siswa di sekolah tertentu,” jelas Andi Agung, Kamis (15/1/2026).
Tren Minat Masuk SMK Meningkat Pesat
Langkah pembangunan ini juga merespons pergeseran minat pelajar di Kepulauan Riau. Berdasarkan data Disdik Kepri, tren siswa yang memilih jalur vokasi (SMK) meningkat signifikan.
Pada 2022, minat calon siswa masuk SMK hanya 35 persen dan pada 2025 meningkat menjadi 57 persen.
“Dengan tingginya minat ini, kita wajib menyediakan sarana, prasarana, dan tenaga pendidik yang mumpuni. Fokus utama kami adalah mencetak lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri di Kepri yang terus tumbuh,” tutup Andi Agung. ***
- Penulis: Suradi

