Penerbangan Bandara Hang Nadim Batam Terganggu, Akibat Kebakaran Hutan Nongsa
- account_circle Suradi
- calendar_month Sab, 24 Jan 2026

InspirasiToday– Kebakaran lahan di kawasan hutan Nongsa, Kota Batam, nyaris mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Beruntung, Pangkalan Udara (Lanud) Hang Nadim Batam bergerak cepat sehingga api berhasil dipadamkan dan tidak berdampak pada operasional bandara.
Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Hendro Sukamdai, mengatakan laporan kebakaran diterima pada Kamis (22/1) sekitar pukul 17.45 WIB.
“Kebakaran terjadi di sisi timur landasan pacu dan berdekatan dengan pagar perimeter bandara, dengan jarak kurang lebih 100 meter,” kata Hendro kepada media, Jumat (23/1/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak 100 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Tim terdiri dari unsur TNI AU Lanud Hang Nadim Batam, petugas Aviation Security (AVSEC), serta pemadam kebakaran bandara.
Hendro menjelaskan, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Lokasi kebakaran tergolong sulit dijangkau karena belum memiliki akses kendaraan, terdapat aliran sungai yang kering dan lebar, serta vegetasi hutan yang cukup lebat.
“Ditambah kondisi angin yang cukup kencang dan udara kering, api cepat meluas dan membesar,” ujarnya.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare, dengan titik api berada relatif dekat dari landasan pacu. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan serta keamanan kawasan Bandara Hang Nadim Batam yang merupakan objek vital nasional.
Berkat kerja keras tim gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas juga memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa untuk mencegah kebakaran susulan, mengingat kondisi cuaca yang kering dan berangin.
“Alhamdulillah, selama kejadian arus lalu lintas penerbangan tidak terganggu,” kata Hendro.
Terkait penyebab kebakaran, Hendro menyampaikan bahwa hingga saat ini masih dalam proses investigasi oleh pihak bandara.
“Untuk sumber api dan penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan,” terangnya.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar kawasan bandara, agar tidak melakukan pembakaran liar maupun membuang puntung rokok sembarangan.
“Bandara Internasional Hang Nadim Batam memiliki nilai strategis, baik dari sisi komersial maupun pertahanan. Karena itu, perlu peran bersama untuk menjaga keamanan dan kelancaran operasionalnya,” ujarnya.
Diketahui, dalam sepekan terakhir terjadi dua kali kebakaran lahan di wilayah Nongsa. Sebelumnya, pada Rabu (21/1), Polda Kepri juga melakukan pemadaman kebakaran semak belukar di sepanjang Jalan TPU Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.
Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau.
Meski masih berpotensi hujan ringan bersifat lokal, kondisi cuaca kering tetap berisiko memicu kebakaran yang meluas dan berdampak pada keselamatan masyarakat. ***
- Penulis: Suradi

