Jelang Lebaran 2026 Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam Gelar Simulasi Operasional 24 Jam
- account_circle Suradi
- calendar_month Sab, 7 Mar 2026

InspirasiToday – Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, meninjau langsung kesiapan pelayanan dan fasilitas di Pelabuhan Roro Telaga Punggur pada Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Wagub Nyanyang bersama jajaran terkait melakukan simulasi operasional sekaligus mengecek kesiapan fasilitas pelabuhan, mulai dari sistem pelayanan penumpang, pengamanan, hingga ketersediaan armada kapal penyeberangan.Portal Berita
“Hari ini kita melakukan simulasi dan melihat langsung kesiapan di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur. Persiapan ini akan menjadi tolak ukur ke depan, terutama saat menghadapi peak season Lebaran,” ujar Nyanyang.
Menurutnya, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai instansi terkait seperti KSOP, TNI-Polri, pengelola pelabuhan, hingga operator kapal penyeberangan seperti ASDP Indonesia Ferry dan BP Batam.Pantai & Kepulauan
Penambahan Armada di Rute Padat
Salah satu fokus utama pemerintah adalah menambah armada kapal pada rute-rute yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang selama musim mudik. Di antaranya rute Batam – Tanjung Uban dan Batam – Kuala Tungkal.
Nyanyang menjelaskan bahwa pada hari-hari biasa kapasitas kapal masih mencukupi. Namun ketika memasuki periode libur panjang dan Lebaran, jumlah armada perlu ditambah untuk menghindari penumpukan penumpang.
“Kita minta ada penambahan sekitar dua hingga tiga unit kapal untuk rute Kuala Tungkal–Batam dan sebaliknya. Selama ini bukan bermasalah, tetapi karena keterbatasan armada saat volume penumpang meningkat,” jelasnya.
Tiket Sudah Berbasis Digital
Selain armada, pemerintah juga menyoroti keluhan masyarakat terkait kesulitan mendapatkan tiket kapal. Nyanyang menegaskan bahwa sistem pembelian tiket saat ini telah menggunakan platform digital sehingga dapat diakses secara online.
Dengan sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat memesan tiket lebih awal tanpa harus datang langsung ke pelabuhan.
“Sekarang sudah berbasis online dan digital, jadi masyarakat bisa langsung memesan. Untuk rute Batam–Tanjung Uban, mulai H-5 sampai H+5 akan kita siagakan 24 jam,” tegasnya.(*)
- Penulis: Suradi

