Senin, 1 Jun 2026
light_mode
Beranda » Kepri » Siap Serap Hasil Nelayan Kepri, Menteri Trenggono Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan PT BIG di Bintan

Siap Serap Hasil Nelayan Kepri, Menteri Trenggono Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan PT BIG di Bintan

  • account_circle Suradi
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026

InspirasiToday – Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meresmikan pabrik pengolahan ikan milik PT Bintan Intan Gemilang (BIG) di Jalan Nusantara, Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (14/5/2026).

Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hilirisasi sektor perikanan nasional sekaligus mendukung program prioritas pemerintah di bidang kelautan dan perikanan.

Pabrik pengolahan ikan PT BIG dibangun di atas lahan seluas 3,4 hektare. Saat ini, perusahaan baru memanfaatkan sekitar sepertiga dari total area yang tersedia.

Relokasi operasional dari pabrik lama telah dilakukan sejak enam bulan terakhir. Lokasi baru dinilai lebih strategis karena hanya berjarak sekitar satu kilometer dari pelabuhan kontainer, sehingga mempermudah distribusi hasil produksi.

Menteri Trenggono Fokus Benahi Hulu Perikanan
Dalam sambutannya, Menteri Trenggono menegaskan bahwa pemerintah saat ini fokus menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Program tersebut bertujuan memperkuat sektor hulu agar mampu menopang hilirisasi perikanan nasional secara berkelanjutan.

“Kalau Kampung Nelayan itu jadi, saya jamin kualitas produknya bagus. Itu UPI bisa menyerap hasilnya. Persoalan perikanan saat ini bukan di hilir, tetapi pembenahan sektor hulunya yang belum beres,” ujar Menteri Trenggono.

Ia juga meminta Dinas Kelautan dan Perikanan di daerah agar aktif mendukung implementasi program tersebut.

Menurutnya, Kepulauan Riau memiliki peluang besar menjadi daerah unggulan sektor perikanan apabila mampu memanfaatkan program Kampung Nelayan Merah Putih secara optimal.

Pemerintah Prioritaskan Nelayan Lokal
Menteri Trenggono juga menegaskan kebijakan pemerintah yang berpihak kepada nelayan lokal.

Ia menyebut arahan Presiden Prabowo agar hasil tangkapan ikan lebih banyak dikuasai dan dimanfaatkan langsung oleh nelayan daerah.

“Nanti kapal dari Jawa, pengusaha-pengusaha itu saya stop semua. Yang boleh mengambil langsung hanya nelayan. Itu instruksi Presiden,” tegasnya.

Menurut Trenggono, program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan masyarakat pesisir.

Perkuat Kepri sebagai Sentra Perikanan Nasional
Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi atas hadirnya pabrik pengolahan ikan PT BIG yang dinilai akan memperkuat ekonomi maritim daerah.

Menurut Ansar, keberadaan industri pengolahan ikan yang terintegrasi dengan pelabuhan dan jalur distribusi menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Kepri sebagai sentra perikanan nasional.

“Kehadiran PT BIG akan membuka peluang penyerapan hasil tangkapan nelayan, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperkuat rantai hilirisasi perikanan di Kepri,” ujar Ansar.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dalam mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih agar potensi kelautan dan perikanan daerah dapat dikelola lebih optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.(*)

  • Penulis: Suradi
expand_less