Akses Utama ke Tiban Rusak Parah, Warga Soroti Proyek Cut and Fill Hotel Vista Batam
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 19 Jun 2026

InspirasiToday – Kerusakan akses jalan di bawah kawasan Hotel Vista Batam, Provinsi Kepulauan Riau, kembali menjadi sorotan masyarakat. Kondisi jalan yang merupakan jalur utama menuju kawasan Tiban dan Sekupang itu dinilai semakin memburuk dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Sejumlah warga mengeluhkan kondisi aspal yang tampak tidak rata, bergelombang, serta mengalami kemiringan yang cukup signifikan. Meski sebelumnya sempat dilakukan perbaikan, kerusakan kembali terjadi dan bahkan dinilai lebih parah dari sebelumnya.
Mardoni, salah seorang pengendara yang kerap melintasi jalur tersebut, mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang hingga kini belum diperbaiki secara maksimal.
“Sebelumnya sudah diperbaiki, namun karena kualitas pengerjaannya buruk, jalannya menjadi rusak lagi,” ujarnya.
Menurut Mardoni, kerusakan yang terjadi diduga berkaitan dengan aktivitas cut and fill yang berlangsung di kawasan Hotel Vista sejak beberapa bulan terakhir. Ia menilai pengerukan tanah dalam skala besar berpotensi memberikan tekanan terhadap struktur tanah di sekitar jalan.
“Kemungkinan ini karena cut and fill di atas kawasan Hotel Vista. Tanah dikeruk terus sampai segitunya, tentu sangat berdampak ke akses jalan ini. Sudah diperbaiki kemarin, tapi bukannya bagus malah tambah membahayakan. Kita berharap segera diperbaiki agar tidak menjadi ketakutan bagi pengendara yang melintas,” katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang setiap hari menggunakan jalur tersebut. Ia mengaku waswas karena kondisi jalan yang semakin miring dan bergelombang meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat lalu lintas ramai atau cuaca sedang hujan.
“Jelas khawatir. Jalannya sudah sangat miring dan bergelombang. Meski kita berhati-hati, kalau ada pengendara lain yang tidak hati-hati tentu bisa berbahaya. Saya dan anak saya hampir setiap hari melewati jalan ini, jadi benar-benar khawatir,” ungkapnya.
Warga berharap pihak pengembang maupun instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.
Mereka juga meminta agar aktivitas pembangunan yang berlangsung di kawasan tersebut tetap memperhatikan aspek keselamatan dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat pengguna jalan.
“Tolong lebih serius memperbaiki jalan ini. Kerusakannya sudah cukup fatal dan berbahaya. Apalagi saat musim hujan, kami khawatir terjadi pergerakan tanah dari atas yang bisa memperparah kondisi jalan. Silakan membangun apa saja, tetapi jangan sampai membahayakan masyarakat yang melintas,” tegasnya.
Masyarakat berharap perbaikan permanen segera dilakukan agar akses utama menuju kawasan Tiban dan Sekupang kembali aman, nyaman, dan tidak menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan. (*)
- Penulis: admin

