Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Batam » Anggaran Cair, Program MBG di Batam Kembali Beroperasi

Anggaran Cair, Program MBG di Batam Kembali Beroperasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 25 Jun 2026

InspirasiToday – Sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepulauan Riau, yang sempat menghentikan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat keterlambatan pencairan dana, kini kembali beroperasi.

Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Batam, Defri Frenaldi, mengatakan seluruh dapur MBG yang sebelumnya berhenti sementara telah menerima tambahan dana operasional dan kembali melayani para penerima manfaat.

“Alhamdulillah, sudah. Semua anggaran sudah di-top up dan dapur yang kemarin sempat berhenti seluruhnya sudah operasional kembali,” kata Defri saat dihubungi di Batam, Jumat (19/6/2026).

Menurut Defri, pencairan dana operasional untuk 53 SPPG tersebut dilakukan pada Senin (15/6/2026), sehingga seluruh dapur yang terdampak keterlambatan anggaran dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

“Seluruhnya sudah cair rata-rata pada Senin kemarin,” ujarnya.

Total 139 Dapur MBG Kini Aktif

Dengan beroperasinya kembali 53 dapur yang sempat berhenti, ditambah 86 dapur yang sebelumnya tetap berjalan normal, saat ini seluruh 139 SPPG di Batam kembali aktif menjalankan layanan Program Makan Bergizi Gratis.

Sebelumnya, puluhan dapur MBG terpaksa menghentikan operasional sementara karena menunggu pencairan dana ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing satuan pelayanan.

Terkait penyebab keterlambatan pencairan dana tersebut, Defri mengaku belum mendapatkan penjelasan detail dari pemerintah pusat.

“Informasinya karena permasalahan teknis,” katanya.

Layanan MBG Libur Saat Libur Sekolah

Defri juga menyampaikan bahwa layanan Program Makan Bergizi Gratis di Batam akan mengikuti jadwal libur sekolah yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 20 Juli 2026.

Selama periode tersebut, seluruh layanan MBG akan dihentikan sementara, baik untuk pelajar maupun kelompok penerima manfaat lainnya yang dikenal sebagai kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Selama periode libur sekolah, layanan MBG berhenti total, baik untuk pelajar maupun kelompok 3B,” ujarnya.

Ia menjelaskan penghentian layanan bagi kelompok 3B akan mengikuti jadwal operasional masing-masing dapur.

“Misalnya dapur melayani sekolah hingga 29 Juni, maka itu juga menjadi hari terakhir pelayanan bagi kelompok 3B di wilayah kerja dapur tersebut,” jelas Defri.

Puluhan Dapur Sudah Kantongi Sertifikat Higiene

Selain memastikan operasional berjalan normal, pengelola MBG di Batam juga terus meningkatkan standar pelayanan dan keamanan pangan.

Hingga Juni 2026, sebanyak 78 dari total 139 dapur SPPG di Batam telah mengantongi Sertifikat Layak Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari pemenuhan standar operasional Program Makan Bergizi Gratis.

Sertifikasi tersebut menjadi salah satu indikator penting untuk memastikan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan kembali beroperasinya seluruh dapur MBG, program yang menjadi salah satu prioritas nasional tersebut diharapkan dapat terus mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kota Batam. (*)

  • Penulis: admin
expand_less