Enam Jejak Berdarah di Batam, Kisah Kelam Pembunuhan Sepanjang 2025
- account_circle Setiawan
- calendar_month Kam, 1 Jan 2026

4. Amukan di Tanjung Uncang
Suasana malam di sebuah rumah kos di Perumahan Yose Sade Indah, Tanjung Uncang, berubah mencekam pada 4 Oktober 2025. RPA (31), yang tengah mabuk, melampiaskan amarahnya dengan menendang keset depan kamar DS (25).
Pertikaian pun pecah dan berakhir dengan tikaman badik di dada dan wajah korban. Pelaku berusaha melarikan diri ke Jambi, namun berhasil dicegat di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal.
5. Mimpi Calon LC yang Terkubur
Akhir November 2025 mempersembahkan cerita paling keji. DPA (25), seorang calon pemandu lagu (LC), disiksa selama tiga hari di sebuah rumah di Perumahan Jodoh Permai, Batu Ampar.
Motifnya adalah rekayasa video oleh salah satu pelaku, AIN, yang menggambarkan korban sedang mencekiknya. Korban mengalami pemukulan, pengikatan, hingga penyemprotan air ke hidung yang berujung kematian.
Para pelaku mencoba mengaburkan identitas korban sebagai “MR X” sebelum akhirnya jaring hukum menjerat mereka.
6. Cinta yang Berakhir di Kamar Kos
Kasus terakhir mengiris hati di penghujung tahun. Siska Bella (21), perantau asal OKU Selatan, meregang nyawa di kamar indekosnya di Batu Selicin, Lubuk Baja, pada 16 Desember 2025.
Pelakunya justru orang terdekat: pacarnya sendiri, M Tegar Pratama (20). Tersulut ucapan korban, ia mencekik Bella dengan kaos hingga nyawanya melayang. Jasad yang membengkak baru ditemukan dua hari kemudian. Polisi menyimpulkan kematian akibat kekerasan tanpa senjata tajam. (*)
- Penulis: Setiawan

