Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Kepri » Kasus Malaria Meningkat di Tanjungpinang, PKK Kepri Turun Salurkan Bantuan untuk Warga

Kasus Malaria Meningkat di Tanjungpinang, PKK Kepri Turun Salurkan Bantuan untuk Warga

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 28 Jun 2026

InspirasiToday – Kasus malaria di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, terus meningkat dan kini telah mencapai hampir 500 orang. Tingginya angka penderita membuat pemerintah daerah bersama Tim Penggerak (TP) PKK meningkatkan perhatian terhadap penanganan penyakit tersebut.

Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, mengatakan tingginya kasus malaria di kawasan Tanjung Sebauk diduga dipengaruhi banyaknya lubang bekas galian bauksit yang tergenang air dan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab malaria.

“Tingginya kasus malaria di Tanjung Sebauk diduga dipengaruhi banyaknya lubang bekas galian bauksit yang tergenang air dan menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk,” ujarnya.

TP PKK Kepri Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang tengah menjalani pengobatan malaria di Kampung Tanjung Sebauk, Selasa (23/6/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan bersama Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Dalam sambutannya, Dewi Ansar mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, TP PKK Kota Tanjungpinang, dan pemerintah dalam membantu warga yang sedang menghadapi wabah malaria.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang sedang menjalani pengobatan akibat malaria,” katanya.

Warga Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan

Dewi Ansar menjelaskan malaria merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Karena itu, selain menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan agar nyamuk tidak memiliki tempat berkembang biak.

“Jika lingkungan bersih dan tidak terdapat genangan air, maka nyamuk tidak memiliki tempat berkembang biak sehingga risiko penularan malaria dapat ditekan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi obat secara teratur sesuai petunjuk tenaga kesehatan, serta memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman obat keluarga sebagai salah satu upaya mendukung kesehatan keluarga.

“Yang paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar penyebaran nyamuk dapat dicegah,” tambahnya.

Pemerintah Apresiasi Kepedulian TP PKK Kepri

Pemerintah Kota Tanjungpinang menyambut baik penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak malaria di Tanjung Sebauk. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga yang sedang menjalani pengobatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam, Lurah Senggarang Edi Susanto, jajaran pengurus TP PKK Provinsi Kepulauan Riau dan TP PKK Kota Tanjungpinang, serta masyarakat Tanjung Sebauk.

Pemerintah bersama TP PKK mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan genangan air guna menekan penyebaran malaria yang hingga kini masih menjadi perhatian serius di Kota Tanjungpinang. (*)

  • Penulis: admin
expand_less