Polisi Batam Ditangkap Usai Pulang dari Malaysia, Bawa 50 Cartridge Vape Diduga Narkoba
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 4 Jun 2026

InspirasiToday – Seorang anggota Polri aktif yang bertugas di Polresta Barelang, Batam, berinisial Briptu JO (30), diamankan petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun setelah diduga membawa narkotika jenis etomidate dari Malaysia.
Briptu JO ditangkap saat tiba di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun usai melakukan perjalanan dari Johor Bahru, Malaysia.
Kasus ini menjadi perhatian karena pelaku merupakan anggota kepolisian aktif dan diduga berupaya menyelundupkan puluhan cartridge vape yang mengandung zat terlarang dengan cara menyembunyikannya di dalam pakaian yang dikenakannya.
Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, membenarkan adanya penangkapan terhadap anggota Polri tersebut.
Menurut Nona, pengungkapan kasus bermula saat petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan terhadap penumpang yang baru tiba dari luar negeri pada 26 Mei 2026.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebanyak 50 unit cartridge vape yang diduga mengandung narkotika jenis etomidate.
“Petugas menemukan setidaknya 50 unit cartridge vape yang diduga kuat mengandung narkotika yang disembunyikan di dalam kantong dan celana dalam yang bersangkutan,” ujar Kombes Pol Nona Pricillia Ohei.
Untuk menghindari pemeriksaan petugas, barang-barang tersebut diduga disembunyikan di dalam kantong serta celana dalam yang dikenakan pelaku.
Setelah diamankan, Briptu JO beserta barang bukti langsung menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kandungan zat yang terdapat dalam cartridge vape tersebut serta mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat.
Polda Kepri menyatakan akan mendukung penuh proses hukum yang berjalan dan menegaskan tidak akan memberikan perlakuan khusus apabila terbukti terjadi pelanggaran hukum oleh anggotanya.
Hingga kini, penyelidikan dan pendalaman kasus masih terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengungkap asal-usul barang serta tujuan peredarannya di wilayah Kepulauan Riau. (*)
- Penulis: admin

