Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Hukum » SPPG Bintan Berhenti Beroperasi, Ratusan Relawan MBG Kehilangan Penghasilan

SPPG Bintan Berhenti Beroperasi, Ratusan Relawan MBG Kehilangan Penghasilan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 12 Jun 2026

InspirasiToday – Penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bintan mulai menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi para relawan yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tidak hanya berdampak pada pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi penerima manfaat, kondisi tersebut juga menyebabkan ratusan relawan kehilangan sumber penghasilan yang selama ini membantu memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Sejumlah relawan mengaku kini menghadapi ketidakpastian setelah aktivitas SPPG dihentikan sementara. Selama program berjalan, mereka memperoleh pendapatan rutin yang menjadi salah satu sumber pemasukan rumah tangga.

Salah seorang relawan SPPG yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku sangat merasakan dampak dari penghentian operasional tersebut. Menurutnya, sejak kegiatan SPPG berhenti, pendapatan yang biasa diterima setiap bulan juga ikut terhenti.

“Pastinya kita sebagai relawan merasa dirugikan. Karena kita sudah tidak ada pemasukan lagi,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, selama SPPG masih beroperasi, dirinya bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp1,3 juta setiap periode atau dua pekan kerja. Pendapatan tersebut berasal dari upah harian yang diterima saat menjalankan tugas sebagai relawan.

Biasanya, ia menerima penghasilan sekitar Rp1,3 jutaan per periode atau per dua Minggu saat masih beroperasi nya SPPG menjalankan program MBG.

Karena setiap hari dirinya dibayar upah kerja sekitar Rp110.000 saat masuk kerja.

“Kalau kita tak masuk, tidak masuk hitungan,” terang dia.

Penghasilan itu sudah tidak bisa lagi dirasakan, dan untuk membantu kebutuhan keluarganya. Baik kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan sekolah anaknya.

“Kita berharap biar cepat dibuka (SPPG beroperasi kembali) lagi, agar bisa menambah dan membantu ekonomi di keluarga. Kasihan kalau ada kawan-kawan yang sudah kredit handphone dan motor,” sebut dia mengakhiri. ***

  • Penulis: admin
expand_less