Warga Pulau Subang Mas Batam, Puluhan Tahun Tak Nikmati Listrik 24 Jam
- account_circle Suradi
- calendar_month Kam, 12 Feb 2026

InspirasiToday – Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), ratusan warga di wilayah hinterland masih belum menikmati aliran listrik 24 jam.
Wilayah tersebut adalah Pulau Subang Mas, Kecamatan Galang, yang letaknya hanya sekitar 200 meter atau lima menit perjalanan laut dari Galang Baru. Namun hingga kini, warga setempat masih bergantung pada mesin genset yang hanya mampu mengalirkan listrik selama enam jam, mulai sore hingga malam hari.
Ketua RT setempat, Lazim, mengungkapkan bahwa masyarakat terus berharap dapat menikmati listrik penuh selama 24 jam seperti pulau lain di Batam. Namun hingga kini, harapan tersebut belum terwujud.
Ketua RT Subang Mas Batam, Lazim.
“Kami sangat merasakan sulitnya beraktivitas tanpa dukungan listrik 24 jam. Anak-anak juga harus belajar dengan penerangan seadanya,” ujar Lazim, didampingi Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Batam, Arif Agus Setiawan, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, ratusan warga yang tinggal di pulau tersebut sudah berulang kali menyampaikan aspirasi melalui kelurahan maupun kecamatan. Namun realisasi listrik 24 jam tak kunjung datang.
Ketimpangan Infrastruktur Masih Terjadi
Arif Agus Setiawan turut menyayangkan masih adanya ketimpangan infrastruktur dan pelayanan dasar di Kota Batam, khususnya di wilayah hinterland.
Ia berharap PLN Batam dapat meningkatkan pemerataan layanan listrik, terutama karena di Pulau Subang Mas sudah terdapat fasilitas umum seperti puskesmas dan sekolah yang membutuhkan listrik pada siang hari.
“Kita berharap ini menjadi perhatian pihak terkait agar listrik 24 jam segera terealisasi di Pulau Subang Mas, karena sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Program Kepri Terang
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kepri saat ini tengah menggencarkan program Kepri Terang, salah satu program unggulan untuk pemerataan listrik di wilayah kepulauan.
Terbaru, Pemprov Kepri mengalirkan listrik 24 jam di Kampung Tembesi Sidomulyo RW 006, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada 31 Januari 2026.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa listrik merupakan fondasi penting pembangunan daerah.
“Listrik adalah nyawa bagi pembangunan. Dengan listrik menyala 24 jam, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik bisa berjalan optimal. Terlebih kampung ini merupakan kampung perkebunan yang mendukung ketahanan pangan di wilayah Kepri,” ujarnya.
Ia menambahkan, program Kepri Terang akan terus dilaksanakan hingga seluruh masyarakat di Kepri dapat menikmati listrik selama 24 jam.
“Masih ada pulau-pulau yang belum menikmati listrik layak. Target kita jelas, seluruh warga Kepri, di pulau manapun mereka tinggal, harus bisa merasakan terang benderang di rumahnya. PLN bersama Pemprov akan menuntaskan ini hingga 2027,” tegasnya.( * )
- Penulis: Suradi

