Ribuan Pelanggan Terdampak Akibat Byar Pet Listrik Padam 3,5 Jam, Tanpa Pemberitahuan
- account_circle Suradi
- calendar_month Rab, 14 Jan 2026

InspirasiToday– Masyarakat di kawasan Tanjungpiayu dan Duriangkang, Kecamatan Seibeduk, kembali harus menelan kekecewaan. Pada Selasa (13/1/2026), aliran listrik padam secara mendadak selama hampir empat jam, menambah daftar panjang buruknya layanan kelistrikan di wilayah tersebut meskipun tarif telah mengalami kenaikan.
Pemadaman berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB dan baru kembali normal pada pukul 16.45 WIB. Durasi padam yang mencapai 3,5 jam lebih ini berdampak signifikan bagi aktivitas rumah tangga hingga sektor ekonomi kerakyatan.
Sejumlah wilayah yang terdampak meliputi Perumahan Laguna, Bukit Barelang, Pancur, GMP, hingga Permata Asri. Para pelaku UMKM seperti jasa laundry, fotokopi, pangkas rambut, dan depot air isi ulang terpaksa berhenti beroperasi sementara.
“Kami sangat menyayangkan seringnya pemadaman tanpa pemberitahuan ini. Selain mengganggu aktivitas harian, ekonomi masyarakat kecil di sini jadi mandek,” keluh Yudip, warga Laguna.
Senada dengan Yudip, Eko seorang pekaku UMKM lokal mengaku usahanya sepi karena aliran listrik mati tanpa pemberitahuan, rugi terus kalau listrik sering mati,” ujarnya.
Wawan warga Pancur yang punya usaha advertesing, sangat menyanyangkan dengan listrik yang sering mati di wilayah Tanjung Piayu tanpa pemberitahuan, jadi gak bisa ngelas pekerjaan terbengkelai, oderan harus siap,” ucapnya dengan nada kesal.
Alasan PLN: Pemeliharaan Jaringan SUTM
Menanggapi keluhan pelanggan, pihak PLN Batam melalui Humas Furqon memberikan klarifikasi singkat. Ia menyatakan bahwa pemadaman tersebut berkaitan dengan pekerjaan teknis di lapangan.
“Info padam sekitaran Piayu, pekerjaan pemeliharaan SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah),” ungkapnya.
Sayangnya, pemeliharaan rutin ini dilakukan tanpa adanya sosialisasi awal kepada warga.
- Penulis: Suradi

