Jumat, 1 Mei 2026
light_mode
Beranda » Hukum » Dampak Razia, Harga Pasir di Batam Melonjak Tajam dan Pasokan Langka

Dampak Razia, Harga Pasir di Batam Melonjak Tajam dan Pasokan Langka

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026

InspirasiToday – Warga Batam kini menghadapi lonjakan harga material bangunan, khususnya pasir, setelah adanya razia pada 12 April 2026.

Harga pasir dilaporkan melonjak drastis hingga mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per satu dump truk. Bahkan, meski harga tinggi, ketersediaan barang tetap terbatas.

Selain mahal, warga juga mengeluhkan kualitas pasir yang tersedia di pasaran.

“Kalau pun ada, kualitasnya jelek,” keluh salah seorang warga.

Sejumlah toko bangunan di Batam juga dilaporkan mulai kehabisan stok akibat terganggunya pasokan.

Pembangunan Rumah dan Renovasi Terhambat

Kondisi ini berdampak langsung pada masyarakat yang sedang membangun atau merenovasi rumah.

Keterbatasan material membuat banyak proyek tertunda, sementara biaya pembangunan ikut membengkak.

Pengusaha Batako dan Sopir Truk Ikut Terdampak

Tak hanya warga, pelaku usaha juga merasakan dampak serius.

Pengrajin batako mengaku kesulitan mendapatkan bahan baku, sehingga produksi ikut terganggu.

Di sisi lain, pemilik dump truk juga mengeluhkan minimnya order sejak razia dilakukan.

Sejumlah sopir dan pemilik truk bahkan khawatir tidak mampu membayar cicilan kendaraan.

“Kalau terus begini, bulan depan bisa-bisa truk ditarik dealer karena tidak bisa setor,” ungkap salah satu pelaku usaha.

Dampak Kebijakan Mulai Terasa Luas

Razia pasir yang bertujuan menertibkan aktivitas diduga ilegal kini memunculkan efek domino terhadap ekonomi lokal.

Mulai dari masyarakat umum, pelaku konstruksi, hingga sektor usaha kecil ikut terdampak.

Warga berharap pemerintah segera menghadirkan solusi agar pasokan material kembali stabil dan harga bisa terkendali. ***

  • Penulis: admin
expand_less