Jadwal Pemadaman Listrik di Batam Tak Akurat: Info 3 Jam Padam Sampai 6 Jam
- account_circle Suradi
- calendar_month Rab, 21 Jan 2026

InspirasiToday – Layanan PLN Batam kembali menuai keluhan dari masyarakat. Lagi-lagi terkait dengan pemadaman listrik pada Selasa, 20 Januari 2026 akibat ketidakkonsistenan PLN Batam.
Berdasarkan pengumuman resmi di website PLN Batam, gangguan listrik menyasar Kecamatan Seibeduk, meliputi Perumahan Bukit Sentosa, Nusa Indah, Bidadari, Kavling Selayang, Bidaayu, Perumnas, hingga Laguna.
Meskipun jadwal resmi mencantumkan durasi hanya tiga jam (10.00 – 13.00 WIB), fakta di lapangan menunjukkan listrik sudah padam sejak pukul 09.40 WIB dan baru kembali normal pada pukul 15.45 WIB. Durasi enam jam ini dianggap sangat merugikan aktivitas produktif warga.
“Beberapa bulan terakhir ini listrik sangat sering padam. Selain mengganggu pekerjaan, alat elektronik kami juga rawan rusak akibat tegangan yang tidak stabil atau mati mendadak,” keluh Ardian, seorang warga Tanjung Piayu.
Ironi di Balik Kenaikan Tarif Listrik
Kondisi pelayanan yang dinilai menurun ini menjadi ironi besar mengingat PLN Batam telah melakukan serangkaian penyesuaian tarif listrik sejak 2024.
Berikut adalah catatan kenaikan tarif yang telah diberlakukan:
Triwulan III 2024: Kenaikan hingga 9% untuk 11 golongan pelanggan (rumah tangga, industri, dan pemerintah).
1 Juli 2025: Kenaikan tambahan sebesar 1,43% bagi pelanggan rumah tangga daya 2.200 VA ke atas serta instansi pemerintah.
Respon PLN Batam
Menanggapi keluhan tersebut, Humas PLN Batam, Furqon, mengonfirmasi adanya gangguan teknis di wilayah Mangsang, Duriangkang, dan Tanjung Piayu. Ia berdalih bahwa pemadaman tersebut berkaitan dengan agenda pemeliharaan yang telah diinfokan melalui website perusahaan.
“Ada pemeliharaan, jadwalnya kita informasikan di website,” ujarnya.
Namun, catatan menunjukkan bahwa ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada 13 Januari 2026, listrik di beberapa wilayah yang sama padam selama 3,5 jam tanpa pemberitahuan. Begitu juga pada 7 Januari 2026, terjadi pemadaman mendadak hingga 6,5 jam.
Ketidakteraturan jadwal ini menimbulkan pertanyaan serius dari publik mengenai profesionalisme PLN Batam dalam mengelola infrastruktur ketenagalistrikan di Kota Batam, terutama di tengah komitmen pelanggan yang telah membayar tarif lebih mahal. ***
- Penulis: Suradi

