Pembangunan Masjid Central Hills Batam Dimulai
- account_circle Suradi
- calendar_month Sel, 20 Jan 2026

InspirasiToday – Pembangunan masjid di kawasan Perumahan Central Hills, Batam Center, akhirnya dimulai setelah sempat mengalami dinamika dan konflik dengan warga terkait hibah lahan. Keinginan masyarakat untuk segera memiliki rumah ibadah menjelang bulan Ramadhan, kini menemukan titik terang.
Dimulainya pembangunan masjid ditandai dengan peletakan batu pertama Masjid Jami Al-Falah oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang dirangkai dengan prosesi penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Central Hills. Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Minggu (18/1/2026).
Momen ini menjadi simbol nyata sinergi antara pengembang, masyarakat, dan Pemerintah Kota Batam dalam memenuhi kebutuhan sarana ibadah di kawasan permukiman.
Apresiasi Wali Kota Batam
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi kepada PT Menteng Griya Lestari Central Hills serta pengurus yayasan yang telah berkolaborasi melalui fasilitasi Pemerintah Kota Batam untuk menyelesaikan persoalan yang sempat muncul.
“Terima kasih kepada Pak Erianto, Ibu Mary, dan Daeng Harianto. Kerja kolektif ini menjadi sinyal penting bahwa perbedaan latar belakang tidak perlu dipertentangkan. Yang terpenting adalah mencari solusi dan membangun kebersamaan,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan bahwa kemajuan Kota Batam sangat ditentukan oleh kondusivitas wilayah dan kerukunan masyarakat. Menurutnya, pemerintah membutuhkan kritik yang bersifat membangun serta disertai solusi, bukan narasi yang berpotensi memecah persatuan.
“Batam membutuhkan orang-orang yang mampu menumbuhkan rasa kebersamaan. Visi Batam sebagai Bandar Madani hanya dapat terwujud apabila masyarakatnya taat beragama, saling peduli, patuh hukum, dan hidup dalam harmoni,” tegasnya.
Batam Dinilai Kota Religius dan Toleran
Amsakar juga menepis anggapan bahwa kehidupan perkotaan dan kawasan industri menjauhkan masyarakat dari nilai-nilai spiritual. Ia menilai antusiasme warga Batam dalam berbagai kegiatan keagamaan justru menunjukkan tingkat religiusitas dan toleransi yang tinggi.
“Mulai dari kegiatan selawat di Masjid Raya, perayaan Natal, peringatan Isra Mikraj, hingga menyambut Imlek, semuanya mencerminkan bahwa Batam adalah kota yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Amsakar menyatakan komitmen Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam untuk mengawal pembangunan Masjid Jami Al-Falah hingga selesai. Secara pribadi, ia juga menyerahkan bantuan awal sebesar Rp25 juta guna mempercepat proses pembangunan.
“Kami adalah orang tua bagi seluruh masyarakat Batam. Tugas pemerintah adalah mengayomi semua golongan tanpa membeda-bedakan. Kebersamaan ini harus terus dijaga. Untuk pembangunan masjid, silakan ajukan proposal agar dapat diproses lebih lanjut,” tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Batam Rival Pribadi dan Buya Sapari Ramadan, Kapolresta Barelang yang diwakili AKP Mardalis, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Budi Dharmawan, serta Ketua MUI Kota Batam Lukman Rifai.
Hadir pula Direktur Utama PT Menteng Griya Lestari Erianto Tedjakusuma, Direktur Utama Central Hills Mary, Ketua Dewan Pembina Yayasan Jami Al-Falah Daeng Harianto, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Masjid Jami Al-Falah Central Hills diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga sarana pembinaan umat, penguatan nilai sosial, serta perekat silaturahmi warga di kawasan Central Hills Batam. ***
- Penulis: Suradi

