Kamis, 16 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Magang Nasional, Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

Magang Nasional, Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota Magang Nasional 2026

  • account_circle Suradi
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026

 

InspirasiToday – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengusulkan penambahan 150 ribu kuota peserta Program Magang Nasional (MagangHub) tahun 2026 menyusul tingginya minat masyarakat, khususnya lulusan baru.

Usulan ini bertujuan memperluas akses pengalaman kerja sekaligus menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang lebih siap memasuki dunia kerja.

“Program Magang Nasional saat ini masih dalam tahap pengusulan anggaran. Dengan dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kemenko Bidang Perekonomian, kami berharap program ini bisa dilaksanakan sehingga harapan para calon peserta magang untuk memperoleh kesempatan ikut program ini dapat terwujud,” ujar Yassierli usai Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Program Magang Tidak Hanya di Kota Besar
Yassierli menegaskan bahwa pelaksanaan Program Magang Nasional 2026 tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta.

Program tersebut harus dirancang secara lebih merata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari bagian Barat, Tengah, hingga Timur.

“Dalam pelaksanaannya nanti, Kemnaker berkomitmen menjunjung prinsip pemerataan. Daerah dengan tingkat pengangguran yang tinggi diharapkan dapat memperoleh proporsi kuota magang yang lebih besar,” katanya.

Bantu Lulusan Baru Masuk Dunia Kerja
Penambahan kuota magang dinilai penting, terutama bagi lulusan baru yang kerap menghadapi kendala minim pengalaman kerja saat melamar pekerjaan.

Di sisi lain, industri juga akan mendapatkan talenta yang lebih siap dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha.

Program ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk menekan angka pengangguran terbuka, terutama di daerah dengan tingkat pengangguran tinggi serta sektor-sektor strategis yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

“Kami pastikan bidang magang akan dibuat beragam, tidak terfokus pada satu sektor saja. Namun rencana ini masih dalam proses pembahasan lanjutan dan koordinasi lintas sektoral sebelum diputuskan secara final,” ujar Yassierli.

Perkuat Koneksi Pendidikan dan Industri
Melalui Program Magang Nasional 2026, pemerintah menargetkan semakin luasnya akses pengalaman kerja bagi masyarakat.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan lulusan memasuki pasar kerja serta memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri di Indonesia. (*)

  • Penulis: Suradi
expand_less