Senin, 1 Jun 2026
light_mode
Beranda » Kepri » Kepri Kasus Diabetes Anak Meningkat, Usia 10-14 Tahun Paling Banyak Terdampak

Kepri Kasus Diabetes Anak Meningkat, Usia 10-14 Tahun Paling Banyak Terdampak

  • account_circle Suradi
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2026

 

InspirasiToday – Peningkatan kasus diabetes dan kanker pada anak menjadi perhatian serius TP PKK Provinsi Kepulauan Riau.

Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Dewi Kumalasari Ansar mengungkapkan bahwa prevalensi diabetes pada anak mengalami peningkatan signifikan berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia tahun 2023.

Dewi menyebutkan, kasus diabetes pada anak paling banyak ditemukan pada kelompok usia 10-14 tahun dengan persentase mencapai 46 persen.

Selain itu, kasus juga didominasi oleh anak perempuan sebesar 59,3 persen.

“Mayoritas kasus merupakan diabetes tipe 1, meskipun obesitas disebut menjadi faktor risiko kuat terhadap diabetes tipe 2 pada anak,” ujar Dewi.

Pernyataan tersebut disampaikan saat pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Kota Batam periode 2026-2031 di Wyndham Panbil, Sabtu (16/5/2026).

Obesitas dan Pola Makan Jadi Perhatian
Menurut Dewi, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terutama dalam melakukan intervensi dini terhadap anak-anak.

Ia menilai pengendalian obesitas serta penerapan pola makan sehat menjadi langkah penting untuk menekan risiko diabetes pada usia anak.

Selain diabetes, Dewi juga menyoroti peningkatan kasus kanker pada anak di Indonesia.

Berdasarkan data IDAI tahun 2020, terdapat sekitar 11.156 kasus baru kanker anak setiap tahun di Indonesia. Jenis kanker yang paling banyak ditemukan yakni leukemia, disusul limfoma dan kanker otak.

Namun, hanya sekitar 20 persen kasus yang berhasil terdeteksi dan mendapatkan penanganan akibat keterbatasan fasilitas kesehatan serta rendahnya kesadaran masyarakat.

Apresiasi untuk IDAI Kepri dan Tenaga Kesehatan
Dewi memberikan apresiasi kepada IDAI Kepri yang telah menggelar seminar edukasi kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menekan angka diabetes dan kanker pada anak.

Ia juga mengapresiasi para dokter spesialis anak dan tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan dan pendampingan kepada pasien anak dan keluarga mereka.

“Kami memberikan apresiasi kepada IDAI Kepri, seluruh dokter spesialis anak serta tenaga kesehatan yang selama ini tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan harapan bagi anak-anak dan kekuatan bagi para orang tua yang sedang menghadapi masa sulit,” katanya.(*)

  • Penulis: Suradi
expand_less