Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Lifestyle » Galaxy Z Flip8 Jadi Andalan Milenial, Bikin Foto Bokeh Makin Estetik Tanpa Ribet

Galaxy Z Flip8 Jadi Andalan Milenial, Bikin Foto Bokeh Makin Estetik Tanpa Ribet

  • account_circle Nur
  • calendar_month Kam, 13 Agu 2026

InspirasiToday – Sore mulai turun di Kafe Tebing Laut, Tanjunguma, Batam. Cahaya matahari perlahan meredup, berganti dengan kilau lampu-lampu kecil yang mulai menyala di sudut ruangan.

Di sebuah meja dekat jendela, dua sahabat, Natasya dan Sinta, tengah melakukan aktivitas yang semakin lekat dengan keseharian mereka: berburu foto menarik untuk dibagikan ke media sosial.

Natasya berdiri di depan kamera sambil merapikan rambut. Sinta mengangkat Galaxy Z Flip8 dan mulai mencari sudut terbaik.

“Sebentar. Coba berdiri agak ke sini. Lampunya bagus,” kata Sinta, Rabu, 12 Agustus 2026.

Natasya bergeser beberapa langkah. Di belakangnya, deretan lampu kafe mulai berubah menjadi titik-titik cahaya.

Sinta mengatur komposisi, mengarahkan kamera, lalu menekan tombol shutter.

Satu foto pun diambil. Keduanya langsung melihat hasilnya.

“Wah, ini bagus banget!” ujar Natasya spontan.

Wajah Natasya terlihat tajam, sementara cahaya lampu di belakangnya tampil sebagai latar lembut yang memberikan kesan artistik. Efek bokeh membuat perhatian langsung tertuju pada subjek utama.

“Padahal tadi cuma asal ambil,” kata Sinta sambil tertawa.

“Justru itu. Nggak perlu ribet,” jawab Natasya.

Foto Biasa Menjadi Lebih Berkarakter

Bagi Natasya, foto dengan latar belakang blur bukan hal baru. Ia kerap melihat foto serupa di media sosial dan penasaran bagaimana cara menghasilkan efek tersebut.

Awalnya, ia mengira foto bokeh hanya bisa diperoleh menggunakan kamera profesional dengan pengaturan yang cukup rumit.

“Ternyata smartphone sekarang bisa begini,” katanya.

Sinta pun merasakan hal serupa. Menurutnya, salah satu daya tarik Galaxy Z Flip8 adalah kemudahan untuk bereksperimen tanpa harus membawa perangkat fotografi berukuran besar.

“Cukup smartphone. Mau foto teman, makanan, atau bikin konten sendiri juga bisa,” ujarnya.

Bagi generasi milenial, mengabadikan momen kini bukan sekadar menyimpan kenangan. Foto juga menjadi bagian dari cara bercerita di media sosial.

Karena itu, kualitas visual menjadi semakin penting. Salah satu elemen yang banyak digunakan untuk membuat foto terlihat lebih menarik adalah efek bokeh, ketika subjek utama tampil lebih menonjol dengan latar belakang yang lembut dan tidak mengganggu.

Di tengah aktivitas yang serba cepat, membawa kamera tambahan tentu bukan pilihan praktis bagi semua orang. Smartphone yang selalu berada dalam genggaman menjadi perangkat fotografi yang paling mudah diandalkan.

Pengalaman itulah yang dirasakan Natasya dan Sinta ketika menggunakan Galaxy Z Flip8. Ponsel lipat tersebut memadukan desain yang ringkas dengan kemampuan kamera dan berbagai fitur fotografi yang dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan konten secara lebih praktis.

Bagi pengguna milenial yang gemar membuat konten, kemampuan menghasilkan foto dengan latar belakang blur tanpa harus menjadi fotografer profesional menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Bokeh Estetik Tanpa Harus Jadi Fotografer Profesional

Mendapatkan foto dengan latar belakang blur yang menarik pada dasarnya membutuhkan sejumlah pertimbangan, mulai dari aperture, jarak kamera dengan objek, pencahayaan, hingga komposisi.

Namun, perkembangan kamera smartphone membuat proses tersebut semakin sederhana.

Galaxy Z Flip8 memadukan kemampuan kamera dengan pemrosesan gambar berbasis perangkat lunak untuk membantu menghasilkan pemisahan subjek dan latar yang lebih menarik. Pengguna dapat menentukan objek yang ingin ditonjolkan, mengatur komposisi, kemudian mengambil gambar.

Hasilnya, subjek utama dapat tampil lebih menonjol sementara latar belakang terlihat lebih lembut.

Karakter visual seperti ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari **portrait, foto makanan, fotografi produk, hingga street photography**.

Bagi milenial yang tidak ingin menghabiskan banyak waktu mengutak-atik pengaturan kamera, pendekatan tersebut membuat proses membuat konten terasa lebih sederhana.

Ide kreatif pun tidak harus menunggu momen khusus. Secangkir kopi di sebuah kafe, makanan yang baru disajikan, teman yang sedang tertawa, atau suasana jalanan sore hari bisa menjadi objek foto yang menarik.

FlexCam Buka Lebih Banyak Sudut Kreatif

Selain kualitas kamera, pengalaman menggunakan ponsel lipat menawarkan fleksibilitas yang berbeda dibandingkan smartphone konvensional.

Galaxy Z Flip8 dapat digunakan dalam berbagai posisi dan sudut pengambilan gambar. Dengan kemampuan FlexCam, pengguna tidak selalu harus memegang perangkat dengan cara konvensional ketika mengambil foto maupun video.

Fleksibilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengeksplorasi komposisi.

Misalnya, pengguna dapat meletakkan smartphone pada permukaan datar, mengatur sudut layar sesuai kebutuhan, kemudian mengambil gambar tanpa harus terus-menerus memegang perangkat.

Bagi mereka yang sering membuat konten seorang diri, kemampuan seperti ini tentu memberikan ruang lebih luas untuk bereksperimen.

Pengguna bisa mencoba sudut pengambilan yang lebih rendah, mengambil foto dari posisi tertentu, atau membuat konten dengan framing yang berbeda tanpa selalu membutuhkan bantuan orang lain.

Bagi Natasya dan Sinta, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa membuat foto menarik tidak selalu harus dimulai dari kamera profesional.

Terkadang, yang dibutuhkan hanyalah sebuah ide, pencahayaan yang tepat, sedikit keberanian untuk mencoba sudut baru, dan perangkat yang mampu mengikuti kreativitas penggunanya.

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, mengatakan Galaxy Z Flip8 menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan ponsel lipat yang ringkas, praktis, dan mudah dibawa ke mana saja tanpa mengurangi pengalaman premium.

“Dukungan FlexCam memungkinkan pengambilan foto maupun video secara lebih fleksibel,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi InspirasiToday.

Bagi generasi milenial yang menjadikan media sosial sebagai ruang untuk berbagi cerita, pengalaman Natasya dan Sinta menunjukkan satu hal sederhana: foto estetik tidak selalu membutuhkan peralatan yang rumit. Dengan Galaxy Z Flip8, momen sehari-hari pun bisa diubah menjadi cerita visual yang lebih menarik, bahkan dengan latar belakang bokeh yang membuat subjek utama tampil semakin menonjol. (*)

  • Penulis: Nur
expand_less