HUT HKTI ke-53, Wagub Kepri Apresiasi Peluncuran Innofood Expo 2026
- account_circle Suradi
- calendar_month Sel, 28 Apr 2026

InspirasiToday – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menyoroti potensi besar wilayah kepulauan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan HUT ke-53 Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Auditorium Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Menurut Nyanyang, kondisi geografis Kepri yang terdiri dari banyak pulau bukan hambatan, melainkan peluang untuk mengembangkan pangan berbasis komoditas .
“Ketahanan pangan hari ini bukan sekadar produksi, tapi bagaimana membangun ekosistem dari hulu sampai hilir,” tegasnya.
Ia juga menegaskan perannya sebagai Ketua DPD HKTI Kepri dalam mendorong kolaborasi antara petani, pemerintah, dan organisasi.
Dukung Swasembada Pangan Nasional
Nyanyang Haris Pratamura menegaskan komitmen Pemprov Kepri dalam mendukung program nasional. Termasuk penguatan sektor pertanian, pemberdayaan kelompok tani, dan dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami optimistis Kepri bisa berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nyanyang mengapresiasi peluncuran Innofood Expo & Forum 2026.
Menurutnya, ajang ini menjadi langkah strategis untuk menginteg.rasikan inovasi dan teknologi pertanian. Selain itu juga untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta mendorong daya saing pangan nasional.
Momentum Besar HUT HKTI ke-53
Mengusung tema “Meretas Jalan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia,” peringatan ini menjadi momentum penting memperkuat sektor pertanian nasional.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Bappenas, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Transmigrasi, dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Hadir juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Perwakilan Komisi IV dan VIII DPR RI.
Ketua Umum HKTI, Sudaryono, menegaskan organisasi harus menjadi garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan.
Menurutnya, HKTI tidak hanya fokus pada organisasi, tetapi juga pendampingan petani, penyediaan bibit dan pupuk, dan penguatan akses pasar.
“HKTI harus menjadi solusi dan memastikan kesejahteraan petani meningkat,” tegasnya.(*)
- Penulis: Suradi

