Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Manfaatkan WFA di Kepri
- account_circle Suradi
- calendar_month Sel, 24 Mar 2026

InspirasiToday – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini.
Para pemudik juga diimbau untuk tidak melakukan perjalanan atau menghindari puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026.
Sepekan menjelang arus balik Lebaran, mobilitas penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim Batam mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Lonjakan jumlah penumpang selama periode mudik menjadi indikator awal bagi pengelola bandara untuk mempersiapkan gelombang arus balik setelah libur panjang Idulfitri.
Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam (BIB), Anton Marthalius, mengatakan bahwa puncak arus balik diprediksi terjadi pada akhir Maret.
“Perkiraan ini didasarkan pada pola pergerakan tahunan serta momentum berakhirnya cuti bersama yang biasanya memicu lonjakan kepulangan ke kota-kota tujuan,” ujar Anton, Minggu (22/3/2026).
Ia menjelaskan, dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, jumlah penumpang tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada 2025 tercatat sebanyak 102.917 penumpang, sedangkan tahun ini meningkat sekitarl 11,4 persen menjadi 114.700 penumpang.
Peningkatan tersebut menunjukkan tren positif mobilitas transportasi udara yang terus tumbuh setelah masa pemulihan pascapandemi.
Dari sisi komposisi pergerakan, arus keberangkatan dari Batam masih mendominasi dengan persentase sekitar 60 persen. Sementara itu, penumpang yang datang ke Batam tercatat sekitar 40 persen.
“Ini menandakan kuatnya arus mudik keluar daerah yang dalam waktu dekat akan berubah menjadi arus balik,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi potensi kepadatan saat arus balik, pihak bandara telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui pengaturan slot penerbangan agar tidak terjadi penumpukan penumpang pada jam-jam sibuk, terutama di area check-in.
Selain itu, kapasitas layanan di area pemeriksaan keamanan atau Security Check Point (SCP) juga ditingkatkan melalui penambahan fasilitas. Dengan langkah ini, Bandara Hang Nadim mampu melayani hingga tujuh penerbangan per jam, meningkat dari sebelumnya enam penerbangan.
Dari sisi rute penerbangan, jalur domestik masih menjadi penyumbang terbesar pergerakan penumpang.
Rute menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebagai yang paling ramai dengan jumlah penumpang mencapai 23.634 orang. Disusul rute ke Bandara Internasional Kualanamu sebanyak 7.927 penumpang dan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II dengan 7.313 penumpang.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan pada puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.
Ia menyarankan pemudik memanfaatkan kebijakan WFA serta berbagai insentif perjalanan, seperti diskon tarif tol di ruas Trans Jawa maupun Trans Sumatera, untuk mengatur jadwal perjalanan agar lebih nyaman dan aman. (*)
- Penulis: Suradi

