Surya Paloh Tetapkan Pietra–Endang Pimpin NasDem Kepri, Amsakar Achmad Mundur
- account_circle Suradi
- calendar_month Rab, 25 Feb 2026

InspirasiToday – Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, resmi menetapkan Pietra Machreza Paloh sebagai Ketua DPW NasDem Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2029. Endang Dwi Socowati ditunjuk sebagai sekretaris dan Khazalik sebagai bendahara.
Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai NasDem Nomor 66-Kpts/DPP-NasDem/II/2026 tertanggal 18 Februari 2026, yang ditandatangani Surya Paloh bersama Sekretaris Jenderal Hermawi F. Taslim.
Keputusan ini sekaligus memastikan mundurnya Amsakar Achmad dari jabatan Ketua DPW NasDem Kepri, meski ia tetap menjadi kader partai.
Fokus Jalankan Tugas sebagai Wali Kota Batam
Amsakar, yang saat ini menjabat Wali Kota Batam, mengaku memilih mundur karena beban tugas pemerintahan yang cukup padat, baik di Pemerintah Kota Batam maupun di BP Batam.
“Dengan intensitas kegiatan yang tinggi di Pemkot dan BP Batam, ruang untuk mengurus partai menjadi terbatas. Mengurus partai butuh konsentrasi penuh,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Ia mengungkapkan, sejak menerima mandat dari DPP NasDem, dirinya sudah menyampaikan tantangan membagi fokus antara tugas kepala daerah dan tanggung jawab partai.
Setelah berdiskusi dengan pimpinan pusat, disepakati bahwa kepemimpinan DPW Kepri diserahkan kepada kader yang dinilai memiliki waktu lebih fleksibel untuk mengonsolidasikan partai.
Nama Pietra Machreza Paloh kemudian dipilih untuk mengemban amanah tersebut.
Bantah Isu Manuver Politik
Mundurnya Amsakar sempat memunculkan spekulasi politik di tingkat daerah. Namun ia menegaskan tidak ada manuver atau arah politik baru di balik keputusannya.
“Saya tidak meninggalkan NasDem, hanya tidak menjadi ketuanya. Sampai hari ini saya masih anggota,” tegasnya.
Ia juga membantah isu perpindahan partai. “Belum ada pemikiran ke A atau ke B. Itu spekulasi,” tambahnya.
Secara politik, Amsakar bukan sosok baru di NasDem. Ia memimpin DPD NasDem Batam sejak 2016 saat maju sebagai wakil wali kota mendampingi Muhammad Rudi.
Sebelum terjun ke politik, ia berkarier sebagai birokrat dan pernah menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemko Batam.
Bersama Rudi, Amsakar memimpin Batam selama dua periode. Pada Pilkada 2024, ia terpilih sebagai Wali Kota Batam berpasangan dengan Li Claudia Chandra. Enam bulan setelah dilantik sebagai wali kota, ia dipercaya memimpin DPW NasDem Kepri.
Kini, setelah setahun memegang dua posisi strategis, Amsakar memilih fokus sepenuhnya pada tugas sebagai kepala daerah. Keputusan ini diambil di tengah berbagai tantangan pembangunan Batam, seperti penanganan banjir, persoalan sampah, dan layanan air bersih yang masih menjadi sorotan publik. (*)
- Penulis: Suradi

