Empat Daerah di Kepri yang Disiapkan Bulog untuk Gudang Logistik Pangan
- account_circle Suradi
- calendar_month Sab, 7 Feb 2026

InspirasiToday – Perum Bulog menyiapkan empat kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai lokasi pembangunan gudang logistik pangan, yakni Karimun, Natuna, Lingga, dan Kepulauan Anambas. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan serta memperlancar distribusi bahan pokok di wilayah kepulauan.
Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menjelaskan bahwa Kabupaten Karimun menjadi salah satu wilayah prioritas pembangunan gudang di kawasan Sumatera.
“Untuk daerah seperti Kepri yang bukan merupakan sentra produksi padi, fokus utama kami adalah pembangunan gudang. Fasilitas ini penting agar Bulog dapat melayani kebutuhan masyarakat, khususnya di pulau-pulau terluar, sehingga ketersediaan beras tetap terjaga sepanjang tahun,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Selain Karimun, Sudarsono menyebut terdapat dua daerah di Provinsi Riau yang juga tengah menyelesaikan proses kesiapan pembangunan gudang Bulog melalui skema hibah Barang Milik Daerah (BMD), yakni Kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti.
Sementara untuk wilayah Natuna, Lingga, dan Kepulauan Anambas, saat ini masih berada pada tahap kesepakatan bersama yang akan ditindaklanjuti melalui proses hibah lahan pada tahap berikutnya.
“Gudang yang akan dibangun nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga dikembangkan sebagai kompleks pergudangan modern,” tambahnya.
Pemprov Kepri Dukung Penuh
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kepri terhadap rencana pembangunan gudang logistik Bulog di daerah.
Menurutnya, keberadaan gudang pangan sangat penting mengingat kondisi neraca pangan Kepri yang masih defisit.
“Secara neraca pangan, Kepri masih minus. Hampir seluruh daerah belum swasembada. Dengan kondisi geografis kepulauan dan rentang kendali yang jauh, kehadiran gudang Bulog menjadi sangat strategis,” ujar Luki.
Ia menambahkan, Bulog memiliki peran krusial sebagai penyeimbang harga dan pengendali pasokan pangan, terutama di tengah fluktuasi harga beras dan komoditas pokok lainnya.
Natuna Siap Sediakan Lahan
Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyatakan kesiapan Pemkab Natuna dalam mendukung pembangunan gudang Bulog.
“Di Natuna, kami sudah menyiapkan tiga titik lokasi. Jika proses administrasi dan penyerahan lahan dapat dipercepat, kami berharap pembangunan sudah bisa dimulai pada 2026,” ujar Cen Sui Lan.
Ke depan, gudang-gudang Bulog tersebut direncanakan tidak hanya menampung beras, tetapi juga berbagai komoditas pangan strategis lainnya, seperti jagung dan kebutuhan pokok penting lainnya. (*)
- Penulis: Suradi

