Kamis, 16 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » PHK Besar-besaran Ancam Batam, Purbaya Sebut Imbas Kebijakan Jokowi

PHK Besar-besaran Ancam Batam, Purbaya Sebut Imbas Kebijakan Jokowi

  • account_circle Setiawan
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025

InspirasiToday – Kota Batam, Kepulauan Riau, menghadapi ancaman gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran. Sejumlah perusahaan di wilayah ini dikabarkan akan melakukan efisiensi dengan memberhentikan ribuan karyawan.

Hal ini disinyalir sebagai dampak dari pelemahan produksi dan ketatnya persaingan dengan produk sejenis dari negara lain.

Ancaman ini bukan hanya terjadi di Batam. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan tren peningkatan PHK secara nasional. Sepanjang periode Januari hingga November 2025, tercatat 79.302 pekerja yang terkena PHK. Angka ini melampaui total PHK sepanjang tahun 2024 yang berjumlah 77.965 orang.

Pemerintah Dorong Pertumbuhan dengan Sinkronisasi Kebijakan

Merespons kondisi ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa peningkatan PHK erat kaitannya dengan lemahnya permintaan masyarakat (demand) dan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi dalam sepuluh bulan pertama tahun 2025.

“PHK terjadi ketika demand-nya lemah. Itu terjadi di sembilan bulan pertama tahun lalu, dan sepuluh bulan pertama tahun ini ekonomi melambat. Itu gambaran bahwa ekonomi kita waktu itu slow,” jelas Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Lebih lanjut, Purbaya menyebut bahwa kondisi ekonomi yang menyebabkan PHK saat ini juga merupakan dampak dari kebijakan pemerintah di masa lalu yang dinilai kurang optimal.

Ia menegaskan komitmen pemerintah saat ini untuk mendorong perbaikan ekonomi dengan meningkatkan sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter bersama Bank Sentral.

“Kita dorong, saya harapkan (ekonomi) akan membaik. Saya yakin tahun depan akan lebih baik dari sekarang karena kita lebih sinkron dengan pemerintah,” tambahnya. Purbaya juga menegaskan minat besarnya untuk membantu dunia usaha tumbuh kembali dan mengerek perekonomian nasional.

  • Penulis: Setiawan
expand_less