Usung Slogan Menyala, Kick Off Peluncuran Masjid Ramah Pemudik di Sukajadi Batam
- account_circle Suradi
- calendar_month Sab, 14 Mar 2026

InspirasiToday – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik. Kegiatan kick off program nasional tersebut dilaksanakan di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Kota Batam, Rabu (11/3/2026).
Program yang diinisiasi Kementerian Agama RI ini mengusung slogan MENYALA, singkatan dari Menyenangkan, Nyaman, Aman, dan Lancar. Melalui program ini, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pelayanan publik dan tempat singgah bagi para pemudik.
Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Kepulauan Riau, Ahmad H, mengatakan program ini merupakan upaya menghadirkan masjid yang lebih ramah bagi para musafir, khususnya masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Kami ingin memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman, beribadah dengan tenang, dan melanjutkan perjalanan dalam kondisi segar serta aman,” ujarnya.
Untuk menunjang kenyamanan pemudik, setiap masjid yang menjadi posko layanan telah disiapkan dengan sejumlah fasilitas pendukung. Di antaranya area ibadah yang nyaman, tempat parkir yang aman, toilet dan tempat wudhu yang bersih, serta fasilitas pengisian daya gawai atau charging station.
Selain itu, tersedia pula area khusus untuk beristirahat, serta penyediaan air minum dan makanan ringan gratis bagi para pemudik yang singgah.
Ketua Tim Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Kepri, Titik Hindon, menjelaskan bahwa program Masjid Ramah Pemudik akan berlangsung mulai 11 hingga 29 Maret 2026.
Sebanyak 62 masjid yang tersebar di enam kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau telah ditetapkan sebagai posko pelayanan bagi pemudik.
“Masjid-masjid ini disiapkan sebagai rest area alternatif bagi para pemudik. Harapannya mereka bisa berhenti sejenak untuk beristirahat agar terhindar dari kelelahan atau potensi microsleep saat berkendara,” jelasnya. (*)
- Penulis: Suradi

