Pemilih Kepri 2025 Tembus 1,6 Juta Orang, 40 Ribu Data Pemilih Dicoret
- account_circle Setiawan
- calendar_month Jum, 12 Des 2025

InspirasiToday – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025.
Hasil rekap menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah pemilih dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada sebelumnya.
Anggota KPU Provinsi Kepri, Priyo Handoko, mengungkapkan bahwa penetapan PDPB ini merupakan bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029.
Total pemilih di Kepri kini mencapai 1.634.384 orang, meningkat 74.657 pemilih dari DPT Pilkada 2024.
“Jadi jumlah pemilih se-Provinsi Kepulauan Riau saat ini sebanyak 1.634.384 orang,” ujar Priyo Handoko, Jumat (12/12/2025).
Pemilih Pemula Mendominasi
KPU Kepri mencatat bahwa lonjakan jumlah pemilih didominasi oleh masuknya pemilih pemula. Total terdapat 44.632 warga yang baru memenuhi syarat memilih.
“Lonjakan ini didominasi masuknya pemilih pemula,” jelas Priyo.
Pemilih pemula tersebut merupakan warga yang genap berusia 17 tahun pada rentang 28 November hingga 18 Desember 2025.
Data ini memperlihatkan besarnya peran generasi muda dalam peta politik Kepri menjelang Pemilu 2029.
40 Ribu Data Pemilih Dicoret
Selain penambahan, KPU Kepri juga melakukan pembersihan data pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 40.689 orang sebagai upaya menjaga akurasi daftar pemilih.
“Kami mencoret sebanyak 40.689 orang, ada yang meninggal, masuk TNI/Polri maupun yang ganda,” jelasnya.
Rincian data TMS tersebut mencakup 8.080 pemilih meninggal, 32.064 pemilih pindah domisili, dan 216 pemilih ganda yang telah dibersihkan. Data ini termasuk kasus ganda pada warga binaan di Rutan dan Lapas yang terdata pula di TPS lokasi khusus (loksus).
Pemilih Muda Jadi Fokus Sosialisasi Menuju Pemilu 2029
Melihat besarnya proporsi pemilih muda, KPU Kepri menargetkan segmen ini sebagai prioritas sosialisasi politik ke depan. Edukasi kepada pemilih pemula akan digencarkan melalui sekolah dan perguruan tinggi.
“Tentu ke depan mereka akan menjadi salah satu fokus perhatian kami dalam melaksanakan sosialisasi,” ujar Priyo.
Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan akan terus berjalan hingga dimulainya tahapan resmi penyusunan daftar pemilih Pemilu 2029.
KPU Kabupaten/Kota akan memperbarui data setiap 3 bulan sekali, Sementara KPU Provinsi Kepri merekap dan menetapkan data tersebut setiap semester.
Proses ini dijalankan sembari menunggu revisi undang-undang pemilu yang akan menentukan jadwal pasti tahapan Pemilu 2029. ***
- Penulis: Setiawan

